Pengertian Lahan Gambut Dan Karakteristiknya

pengertisn lahan gambut dan karakterisitiknya

Hallo Sobat – sobat Solpahworld semua, kembali lagi bersama admin tentunya. Kali ini admin akan memberikan informasi mengenai seputar pengertian lahan gambut dan karakteristiknya. Admin percaya kok, sebagian reader sudah pada tau sekilas tentang apa itu lahan gambut. Mungkin lahan gambut seperti lahan basah kali ya kepikirannya, betul sih. Nah pada postingan ini admin akan menjelaskannya, chek this out.

Apa itu lahan gambut…?

Ada begitu banyak sumber yang menjelaskan pengertian dari lahan gambut itu sendiri, namun sebagai warga yang budiman, admin ambil aja pengertian lahan gambut menurut pemerintah No. 57 Tahun 2016, menyatakan bahwa lahan gambut adalah sebuah bentuk material organik yang terbentuk secara alami dari sisa – sisa tumbuhan yang terdekomposisi tidak sempurna. Biasanya lahan gambut ditandai dengan tanah basah, lembab, yang tidak pernah kering.

Karakterisitik lahan gambut

1. Secara Bentuk
Bulk density (Densitas keseluruhan), Pada lapisan atas berkisar 0,1 g/cm3 – 0,2 g/cm3, gambut fibrik lebih rendah dari 0,1 g/cm3, gambut pada jalur aliran sungai lebih besar dari 0,2 g/cm3
2. Secara Kimia
Kandungan mineralnya berkisar 5% dan sisanya adalah bahan organik. Gambut juga memiliki Ph yang tergolong asam dan relatif tinggi yaitu sekitaran 3 – 5 ph.

pngertian lahan lambut dan karakteristiknya

Jenis – Jenis Lahan Gambut

1. Berdasarkan Kedalamannya
#. Dangkal (50 – 100 cm)
#. Sedang (100 – 200 cm)
#. Dalam (200 – 300 cm)
#. Sangat dalam (>300 cm)

2. Berdasarkan Posisi Pembentukan
#. Gambut pedalaman
#. Gambut pantai
#. Gambut transisi (antara gambut pedalaman dan dan pantai)

3. Berdasarkan Tingkat Kematangan
#. Matang/Saprik (kandungan serat kurang dari 15%)
#. Setengah matang/Hemik (kandungan serat 15%-75%)
#. Mentah/Fibrik (Kandungan serat lebih dari 75%)

4. Berdasarkan Lingkungan Pembentukan
#. Gambut topogen, terbentuk karena genangan air yang drainasenya terhambat pada tanah cekung di belakang pantai, pedalaman atau pengunungan.
#. Gambut obrogen, sama seperti gambut topogen, namun sering ditemukan dekat dengan pantai dan kemungkinan bermula dari endapan mangrove yang mengering.

5. Berdasarkan Kesuburan dari Tingkat Rendah
#. Eurofik
#. Mesotrofik
#. Dan Oligotrofik

Proses Pembentukan

  • Proses pembentukan gambut pertama dari adanya danau dangkal yang secara perlahan ditumbuhi oleh tanaman air dan vegetasi lahan basah.
  • Tanaman yang mati dan melapuk secara bertahap membentuk lapisan yang kemudian menjadi lapisan transisi antara lapisan gambut dengan substratum berupa tanah mineral
  • Tanaman berikutnya tumbuh pada bagian yang lebih tengah dari danau dangkal dan membentuk lapisan – lapisan gambut sehingga danau tersebut menjadi penuh dan dengan adanya cahaya matahari akan tumbuh dengan besar.

Manfaat Lahan Gambut

  • Menyimpan karbon
  • Mencegah kekeringan
  • Habitat bagi flora dan fauna
  • Sebagai sumber makanan
  • pengatur tata air, dan lainnya

Dalam mengembalikan lahan gambut, hal yang perlu kita lakukan adalah menghilangkan kebiasaan pembakaran lahan gambut untuk menyuburkan tanah pada lahan pertanian. Dan juga penanaman yang dapat menambat banyak karbon yang toleran tanpa drainase. Pengaturan undang – undang tentang lahan gambut juga perlu kita tingkatkan.

Nah gimana sobat – sobat admin, sudah pada paham kan pengertian lahan gambut dan karakteristiknya? sudah dong pastinya. Oleh karena itu, yuk bantu admin menyebarluaskan postingan ini ke banyak sobat – sobat lainnya, supaya mereka juga tahu pentingnya mengetahui lahan gambut tersebut, khususnya para petani. Jadi, sekian dulu ya mimin mau pamit, semoga postingan ini bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*